7 KESALAHAN YANG MEMBUAT GAGAL JAGO JUALAN

Jualan merupakan kegiatan seseorang dalam menawarkan barang kepada orang lain sehingga orang lain tertarik kepada barang tersebut.

Setelah kita membahas skill yang wajib kita miliki untuk pengusaha UKM dan UMKM, kali ini saya akan membahas perihal 7 Kesalahan yang bikin kita gagal jago jualan.

1. Merasa Sibuk Banget, Males Belajar

Doanya memohon omset naik. Giliran dikasih konsumen yang bawel, komplen... Eh kita ngedumel.

Omset naik maksudnya orderan kian banyak, nyatanya makin repot, trus kita ngeluh. Terjalin kewalahan dalam sistem order, menyebabkan antrian chat panjaaaaaang. Kemudian gak sanggup nahan kritikan konsumen #baper.

Makanya jangan doa memohon omset banyak hihiiiii... Semuanya kerepotan yang ada, bisa diminimalisir dengan kita membuat sistem. Mulai dari mengendalikan agenda kerja serta membaginya dengan urusan rumah tangga. Setelah itu kalo bisnis ingin lebih besar wajib siap membangun regu( rekrut karyawan).

Tips: Jangan rekrut sahabat/ teman/ kerabat. Bila kita belom mampu menjadi seseorang leader yang tegas. Sebab nanti ujungnya kalo mereka terdapat kesalahan kita hendak berlagak" GAK ENAKAN". pengen negur nanti ga enak, pengen ditegasin gak enak, pengen kasih punishment gak enak, pengen kasih sasaran lebih besar gak enak, terlebih ingin pecat. Bedain lembaga sosial serta bisnis.

Kalo misalkan kasian, kasih duit, jangan dikasih kerjaan wkwk.

2. Malas Ngiklan

Sebetulnya produk kita engga dibeli bukan karena engga bagus. Cuman karena mereka engga tau kita jualan itu ya kan.

Jangankan kita yang baru merintis Olshop, Indomie yang omzetnya Triliunan masih ngiklan. MCDonald yang telah menjadi industri raksasa iklannya dimana- mana demi meningkatkan omzet.

Lah kita Olshop yang masih imut ini males ngiklan.

Salah satu jurus simpel sangat jitu untuk penjual pendatang baru merupakan SKSD( Sok Tahu Sok Deket).

Jujur... aslinya saya tuh pemalu. Sahabat jaman sekolah, yaaa bisa dihitunglah dengan jari. Saya tadinya kuper( kurang pergaulan). Sekarang karena " kebutuhan" buat memasarkan produk, jadi memforsir diri buat BELAJAR KOMUNIKASI dan MEMBUKA DIRI. aseekk

Jadi kalo diposisi " terpaksa", energi kita bisa lebih besar buat dapat melaksanakan sesuatu yang justru menurut kita malahan kelemahan kita loh.

Berapa kali posting di FB, IG, Youtube, status WA dll? Berapa followernya? Berapa sahabat baru tiap harinya? Ayo ah semangat menjalakan silaturahim dengan hasrat karena Allah. Kita jualan juga karena Allah, jemput rejeki halal buat keluarga, bangsa serta agama.

3. Stay di Zona Aman

Buat para Emak Rempong yang berhati melow. Jika lagi down, jangan mengurung diri. Jangan kelamaan nangis di pojokan sendirian. Hayu keluar dari sangkar. Cari pencerahan, inspirasi yang bikin semangat. Pria aja bisnisnya bisa bangkrut. Terlebih kita Emak Rempong yang ngejalanin. Mental kita wajib lebih kokoh.

Gabung ke komunitas bisnis( online maupun offline), ya wajib komunitas bisnis, mengapa? kalo kita nangis karena rugi 1- 2 juta, ada mereka yang rugi bahkan sampe 100 juta, tegar loh.

Kita wajib banyak belajar dari para senior. Jangan amati manisnya, tetapi cari tau apa saja perjuangan mereka sepanjang memperjuangkan bisnisnya sampai saat ini. Sebab pahitnya mereka itu, bisa jadi kita mengalaminya juga.

karena dengan kita belajar dari pengalaman mereka, setidaknya kadar pahitnya kita nanti dapat menurun lah. Kan telah tau gimana cara mencegahannya. Usahakan kalo bisa ikut minimun 1 komunitas bisnis offline. Karena banyak hal yang tidak dapat tersampaikan secara online. Serta salah satu adab mencari ilmu yaitu murid yang mengejar guru. Tetapi jangan sampe mayoritas komunitas ya. Nanti kita mayoritas belajar tetapi kurang ingat/ gak sempet praktek heheeee...

4. Mintalah Ridho Kepada Orang Tua, Suami atau Istri

Usaha udah optimal? Sudah. 
Modul yang dikasih di novel? Juga telah dibaca serta diaplikasikan dengan baik.

Tetapi mengapa hasilnya masih gak jelas, ya? Kalo udah kek gini yaaaa bisa jadi perkaranya disini. Izin Suami/ Istri( buat yang jomblo: izin orang tua). Sebab berkahnya bisnis kita salah satunya berasal dari izin/ ridho pendamping.

Jadi gak boleh kita jualan/ berbisnis ngumpet- ngumpet dari pendamping. Sebab istri khawatir nanti gak dikasih duit belanja kalo ketauan udah dapat nyari uang sendiri, wakakaakaaa....

Gimana kalo suami gak izinin? Itu saking sayangnya suami sama kita, kita dimohon duduk manis aja jadi ratu serta fokus ngabisin uang hihihiii...

Tetapi kan kita realistis ya. Kebutuhan kian banyaaaak... seluruh kian mahaaaaal.... Intinya kita wajib cari waktu yang pas serta dengan metode yang pas buat mendikusikannya dengan pendamping. Jelaskan apa tujuan kita berbisnis, jelaskan dengan logika ya wahai istri. Sebab pria itu berpikirnya didominasi logika, bukan perasaan kaya kita hehehee. 

5. Sulit Jaga Mood dan Jaga Hati

Perlu perjuangan ya melindungi mood tetap baik. Huuufff.... Jika kita sudah mumet sama kerjaan, terus dapet konsumen bawel, komplenan tiba bertubi- tubi... rasanya ingin makan bakso 3 mangkok ya haha...

Ya begitulah nasib kita, kalo gak ingin repot, gak ingin letih, ya jangan jualan. Duduk manis aja temenin anak main. Tetapi hidup tidak seindah drama Korea. Beginilah metode Allah mendidik kita.

Cobaan demi cobaan diberikan bukan buat menganiaya diri kita, tetapi supaya kita jadi lebih PINTAR, Kokoh, HEBAT!

Sebetulnya kemenangan itu cuma buat mereka yang tangguh. Lebih bahayanya lagi pada saat kita lagi badmood sebab bisnis, anak/ suami/ istri yang jadi korban salah target. Kena cubit, kena omelan, dicemberutin, gak diurusin.

Astaghfirullah... mudah- mudahan kita gak gitu ya. Kala suami/ istri serta anak tidak diurus dengan baik, mereka gak ridho... duh Allah pula jadi gak ridho dengan bisnis kita. Ngeri... Tugas kita ikhtiar, hasil serahkan ke Allah. InsyaAllah ini menjaga mood kita.

6. Masih Terdapat Tenaga Negatif

Ini kerutinan Emak- emak... ngegossiiiip.. Tapi saya percaya itu mah tetangga jauh ko ya, bukan Kamu yang terdapat di tim ini. Kita kan gak gitu, aamiin...

Masih inget pelajaran era sekolah dulu perihal energi? Energi dalam alam semesta bersifat senantiasa, sehingga menjadikannya diucap bagaikan kekekalan energi. Seluruh energi yang ada tidak bisa dimusnahkan dan cuma bisa diganti jadi wujud tenaga yang lain.

Emosi yang kita keluarkan dari dalam diri, pula ialah ENERGI. Dapat berbentuk energi positif( perihal baik, optimis, kebahagiaan dll) maupun energi negatif( kebencian, keluh kesah, pesimis, gosip dll). Dikala kita melayani konsumen via online, energi juga tercipta. Hingga berhati- hatilah dikala menghasilkan energi. Kala kita melayani konsumen dengan energi yang negatif, itu bakal kembali kepada kita sendiri.

Dikala melayani konsumen online, lakukanlah dengan wajah tersenyum, berbahagialah, optimis, bersyukur, pancarkan energi positif pada diri kamu. Sebab energi positif yang kita hadirkan itu bakal kembali kepada kita. Aku ketik ini sembari tersenyum.

7. Baperan

Sempat dengar omongan semacam ini?

- Kalian gak bakal sukses, kalian gak ada generasi orang sukses.

- Kalian tuh urat miskin, gak harus pake mimpi jadi orang kaya.

- Wanita tugasnya kasur, sumur serta dapur aja.

- Gak harus kepengen bisnis, gak bakal dapat.

- Diantara keluarga kita, kalian yang sangat lemah, gak harus coba- coba, nanti rugi.

- Tuh ya kan gagal, gak ada bakat jualan kamu tuh.

- Terima nasib aja, jangan ketinggian mimpinya.

Jika terdapat orang yang ngomong gitu, jangan baper. Langsung tatap matanya dengan tajam, kemudian dekatkan wajahmu serta ucapkan.... Kalian PENIPU! Orang SUKSES itu gak perlu bakat serta keturunan.

Banyak orang kaya terlahir dari mimpi seseorang anak miskin.

Allah itu gak pilih kasih kok. Allah kok yang nyuruh kita bertebaran di muka bumi buat memperoleh rejekinya. Allah kok yang nyuruh kita mengganti nasib. Allah kok yang membolehkan kita jadi orang yang berguna.

Jadi abaikan seluruh perkataan negatif dari orang- orang itu.

Tugas kita hanya satu, BUKTIKAN KALO MEREKA SALAH. Mereka lah yang nanti hendak jadi pemirsa atas kesuksesan kita. 

Ihsan Rahmansyah Hello howdy, saya ihsan rahmansyah saya seorang blogger pemula yang sedang berusaha menggapai cita-cita dan saya member dari IDNblogger.

2 Responses to " 7 KESALAHAN YANG MEMBUAT GAGAL JAGO JUALAN"

  1. Kita gak pernah tahu di usaha yang keberapa akan membuahkan hasil, oleh karena itu teruslah berusaha dan jangan menyerah

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel