Strategi Bisnis Saat New Normal


Keadaan normal baru ataupun yang lagi terkenal diucap dengan fase new normal memunculkan ketidakpastian, paling utama di zona bisnis. Para pelaksana usaha ramai- ramai menerka apa yang hendak terjalin di kemudian hari tanpa memiliki petunjuk pasti gimana transformasi timbul di setiap lini kehidupan.

Pada kesimpulannya, usaha kecil serta menengah( UKM) dituntut untuk mempunyai strategi bisnis di masa new normal.

Bersumber pada novel berjudul‘ Crisis to Win Revolution’, si penulis Salim Kartono mengatakan kalau:

" Menghasilkan pasar ekonomi merupakan suatu yang mutlak serta sangat berarti dalam bisnis. Sebagus apapun produk yang Kamu produksi tidak akan ada artinya apabila tidak tak ada pasar. Sehingga, Kamu wajib menghasilkan pasar yang sanggup berikan keuntungan."

Dalam perihal ini, strategi bisnis yang wajib Kamu jalankan dikala periode new normal antara lain, melihat kesempatan bisnis, menghasilkan inovasi, melaksanakan strategi blue ocean dengan menghasilkan pasar baru, serta melaksanakan rencana pemasaran produk bisnis Kamu.

Melihat Kesempatan dikala New Normal

Pada masa saat ini new normal, daya beli mungkin masih cenderung menurun serta belum kembali seperti semula. Sikap konsumen juga tak lagi sama seperti saat sebelum pandemi Virus Corona muncul, serta berdampak pergantian dalam dunia bisnis.

Situasi yang tidak menentu kala krisis membuat orang lebih berjaga- jaga mengambil tindakan dikala periode new normal kayak saat ini. Orang jadi lebih selektif berbelanja serta memilah buat menyimpan dana miliknya karna takut terjadi pengetatan likuiditas di pasar keuangan.

Akibatnya, para pelaksana usaha khususnya UKM cuma dapat gigit jari karna permintaan tidak kunjung mengalir deras. Sehingga, Kamu wajib teliti melihat kesempatan usaha baru dikala new normal muncul.

Salah satu triknya, dengan mengamati pergantian pola mengkonsumsi warga di berbagai lini, setelah itu alihkan strategi bisnis pada kesempatan yang timbul di depan mata sesuai dengan pengamatan yang sudah Kamu jalani. Hal yang pantas diingat, peluang tidak cuma berasal dari bidang usaha yang Kamu geluti disaat ini, melainkan dapat dari zona bisnis lain.

Intinya, Kamu tidak boleh menyia- nyiakan kesempatan sekecil apapun yang hinggap. Menemukan produk cocok dengan keadaan new normal saat ini.

Keadaan saat ini memforsir pelaksana usaha buat berpikir kerja serta keluar dari zona aman. Berpikir out of the box ialah sesuatu keharusan apabila mau bertahan pada masa transisi.

Menghasilkan Inovasi

Pada saat fase new normal berlangsung, persaingan pasti semakin ketat dengan keadaan pasar ekonomi yang belum normal. Daya beli belum kembali normal, nilai aset juga otomatis menyusut.

Dalam keadaan semacam ini, kerja keras aja engga cukup. Kamu dituntut buat berinovasi sebagai jalur keluar buat mampu kembali normal. Tanpa inovasi, Kamu bakal susah membuat produk yang bisa menghasilkan pasar, serta membuat terobosan yang sanggup berikan keuntungan bisnis.


Dalam menghasilkan inovasi, kinerja divisi riset serta pengembangan( research and development) sangat diperlukan buat mengganti masa transisi dikala ini menjadi keuntungan bisnis.

Inovasi dapat berupa menghasilkan produk yang bermutu dengan bayaran rendah, ataupun menghasilkan strategi pemasaran ataupun penjualan yang simpel namun efisien. Inovasi tidak cuma terbatas pada strategi bisnis, namun pula wujud raga produk itu sendiri.

Mengadakan Pasar Baru

Menghasilkan pasar baru biasa diketahui dengan strategi Blue Ocean. Teori ini ialah hasil studi sepanjang 15 tahun karya W. Chan Kim serta Renee Mauborgne yang diterbitkan dalam Harvard Business Review pada Oktober 2004.

Konsep Blue Ocean Strategy mengatakan kalau dibandingkan melaksanakan kompetisi ketat serta berupaya mencuri konsumen dari kompetitor, hingga pelakon usaha lebih baik membuat pasar baru yang tidak dapat dibanding dengan pesaing. Jadi, Kamu hendaknya membuat kompetisi jadi tidak relevan, namun senantiasa mencapai cuan dari pasar baru.

Berkompetisi di lautan yang telah padat tidak bisa jadi membuat industri tumbuh secara berkepanjangan dalam jangka panjang. Kesempatan yang sebetulnya merupakan menghasilkan lautan sendiri dengan pasar baru yang unik.

Dalam konsep blue ocean, permintaan ialah perihal yang diciptakan, bukan direbutkan. Berikutnya, hendak terdapat kesempatan buat berkembang serta tingkatkan keuntungan walaupun dalam suasana susah. Strategi ini menekankan pada pencarian sumber inovasi serta efisiensi bayaran secara simultan serta terus menerus.

Kamu wajib menyadari kalau buat dapat memenangkan persaingan bisnis hingga industri wajib menyudahi bertarung satu sama lain buat mengalahkan kompetitor. Metode memenangkan persaingan merupakan dengan menghasilkan pasar baru serta memahami pasar tersebut.

Tidak terdapat salahnya menghasilkan permintaan pasar sendiri serta mendapatkan keuntungan yang masih terbuka lebar buat terus berkembang. Pasar baru dapat terbentuk dengan membuka industri yang betul- betul baru ataupun memperluas industri yang terdapat dikala ini.

Susun Rencana Pemasaran

Pada kondisi saat ini new normal, strategi pemasaran terasa lebih menantang. Banyak pelakon usaha menunggu buat berperan sebab ragu dengan suasana ekonomi yang tidak tentu. Hendaknya Kamu jangan kehabisan momentum buat mengawali serta bergerak lebih kasar buat mencari kesempatan penjualan pada masa transisi mengarah wajar dikala ini.

Dengan menyusun rencana pemasaran yang pas, Kamu dapat lekas mencapai kesempatan di masa new wajar.

Ada pula, sebagian aspek berarti dalam menyusun rencana pemasaran antara lain, melaksanakan studi konsumen, fokus pada value produk, serta berupaya melaksanakan kegiatan pemasaran dengan baik.

Tidak hanya itu, Kamu juga butuh membiasakan portofolio produk, berupaya mendapatkan dorongan distributor, membiasakan harga, serta mempertahankan pangsa pasar yang Kamu miliki.


Ihsan Rahmansyah Hello howdy, saya ihsan rahmansyah saya seorang blogger pemula yang sedang berusaha menggapai cita-cita dan saya member dari IDNblogger.

2 Responses to "Strategi Bisnis Saat New Normal"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel